Universitas Warmadewa dan Pemerintah Kabupaten Badung Berkolaborasi Terapkan Teknologi IoT untuk Mitigasi Banjir di Tukad Mati

26 Februari 2026 | 5 bulan yang lalu
Universitas Warmadewa dan Pemerintah Kabupaten Badung Berkolaborasi Terapkan Teknologi IoT untuk Mitigasi Banjir di Tukad Mati
Universitas Warmadewa dan Pemerintah Kabupaten Badung Berkolaborasi Terapkan Teknologi IoT untuk Mitigasi Banjir di Tukad Mati

BADUNG – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Warmadewa, resmi meluncurkan Sistem Monitoring Tinggi Muka Air (TMA) Real-Time berbasis Internet of Things (IoT). Inovasi teknologi ini diterapkan sebagai langkah taktis penanggulangan banjir di kawasan Tukad Mati, Legian Kuta, Kabupaten Badung, pada Kamis (6/11/2025).

 

Program strategis ini lahir dari kolaborasi erat antara akademisi Universitas Warmadewa, yakni I Kadek Agus Wahyu Raharja, S.T., M.T. dan Ir. I G. N. Hesa Respati Haditama, S.T., M.Eng., bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung. Serah terima kegiatan ini diterima langsung oleh I Made Jelantik selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUPR Badung.

 

Sistem cerdas ini dirancang untuk memantau fluktuasi tinggi muka air sungai secara presisi dan real-time. Data pantauan divisualisasikan melalui sebuah dasbor daring yang terintegrasi. Apabila terjadi lonjakan debit air yang berpotensi memicu banjir, sistem akan secara otomatis mengirimkan notifikasi siaga kepada operator pompa air. Guna meningkatkan transparansi, sistem ini juga mengintegrasikan kamera CCTV pemantauan sungai yang dapat diakses langsung oleh masyarakat luas melalui laman resmi: 🔗 https://waterlevel-monitoring.warmadewa.ac.id/

 

Koordinator pelaksana, I Kadek Agus Wahyu Raharja, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi IoT menjadi kunci dalam otomasi pengumpulan data dan pengawasan kondisi sungai.

 

“Dengan teknologi IoT, instrumen ini mampu mengukur tinggi muka air secara akurat dan menyalurkan data seketika ke server. Informasi tersebut kemudian ditampilkan di website agar mudah dipantau oleh publik maupun petugas di lapangan. Pendekatan digital ini membuat proses mitigasi jauh lebih efisien dan transparan,” paparnya.

 

Senada dengan hal tersebut, Ir. I G. N. Hesa Respati Haditama, S.T., M.Eng., menekankan urgensi implementasi teknologi mitigasi di kawasan padat aktivitas dan pariwisata seperti Legian Kuta.

 

“Tukad Mati merupakan salah satu titik rawan genangan saat intensitas curah hujan tinggi. Kehadiran sistem monitoring ini memungkinkan pemerintah daerah mengambil tindakan preventif lebih awal dan terukur, khususnya terkait keputusan pengoperasian pompa air di lapangan,” ujarnya.

 

Dari sisi pemerintah, I Made Jelantik selaku perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata dari dunia akademik.

 

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dihadirkan oleh Universitas Warmadewa. Keberadaan sistem monitoring TMA beserta fitur notifikasi siaganya sangat membantu kinerja tim lapangan kami dalam mengantisipasi kenaikan debit air di Tukad Mati dengan lebih responsif,” tuturnya.

 

Inisiatif ini tidak hanya menjadi wujud konkret pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat, tetapi juga bentuk nyata penerapan teknologi tepat guna. Lebih jauh, program ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) serta Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dengan mendorong kesiapsiagaan bencana melalui instrumen mitigasi yang efisien.

 

Ke depannya, implementasi sistem monitoring TMA ini diproyeksikan dapat berekspansi ke berbagai titik sungai rawan lainnya di Kabupaten Badung. Langkah ini diharapkan menjadi pilar utama dalam strategi smart water management demi mewujudkan pengelolaan sumber daya air dan penanggulangan banjir yang berkelanjutan.

Prodi Teknik Sipil Prodi Teknik Komputer Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Warmadewa Pemerintah Kabupaten Badung Automatic Water Level Recorder
(1258) views